Pemerintah siap bangun 93 Pembangkit listrik baru

Setelah menerbitkan Peraturan Presiden No. 4 Tahun 2010 sebagai landasan dan payung hukum Program Percepatan 10.000 MW Tahap II, Kementerian ESDM mengeluarkan Peraturan Menteri ESDM No. 02 Tahun 2010 Tentang Daftar Proyek-Proyek Percepatan Pembangunan Pembangkit Listrik Tahap II serta transmisi terkait.

Dalam Permen ESDM No, 2 Tahun 2010 dijelaskan bahwa proyek-proyek pembangkit tenaga listrik yang akan dibangun menggunakan bahan bakar energi terbarukan, batubara dan gas, 21 pembangkit akan dibangun PT PLN (Persero) dan 72 pembangkit melalui kerjasama PT PLN (Persero) dengan pengembang listrik swasta.
Masa berlaku Permen adalah sejak tanggal 27 Januari 2010 hingga tanggal 31 Desember 2014.

Berikut daftar pembangkit yang akan dibangun dalam proyek percepatan 10.000 MW tahap II seperti tercantum dalam Permen ESDM.
Proyek-proyek pembangkit yang dilaksanakan oleh PLN :

1. PLTP Tangkuban Perahu I, Jawa Barat dengan kapasitas 2×55 MW.
2. PLTP Kamojang 5 dan 6, Jawa Barat dengan kapasitas 1×40 MW dan 1×60 MW.
3. PLTP Ijen, Jawa Timur dengan kapasitas 2×55 MW.
4. PLTP Lyang Argopuro, Jawa Timur dengan kapasitas 1×55 MW
5. PLTP Wilis/Ngebel, Jawa Timur dengan kapasitas 3×55 MW.
6. PLTP Sungai Penuh, Jambi dengan kapasitas 2×55 MW.
7. PLTU Hululais, Bengkulu dengan kapasitas 2×55 MW.
8. PLTP Kotamobagu 1 dan 2, Sulawesi Utara dengan kapasitas 2×20 MW.
9. PLTP Kotamobagu 3 dan 4, Sulawesi Utara dengan kapasitas 2×20 MW.
10. PLTP Sembalun, Nusa Tenggara Barat dengan kapasitas 2×10 MW.
11. PLTP Tulehu, Maluku dengan kapasitas 2×10 MW.
12. PLTA Upper Cisokan, Jawa Barat dengan kapasitas 4×250 MW.
13. PLTU Asahan 3, Sumatera Utara dengan kapasitas 2×87 MW.
14. PLTU Indramayu, Jawa Barat dengan kapasitas 1×1.000 MW
15. PLTU Pangkalan Susu 3 dan 4, Sumatera Utara dengan kapasitas 2×200 MW.
16. PLTU Sampit, Kalimantan Tengah dengan kapasitas 2×25 MW.
17. PLTU Kotabaru, Kalimantan Selatan dengan kapasitas 2×7 MW.
18. PLTU Parit Baru, Kalimantan Barat dengan kapasitas 2×50 MW
19. PLTU Talakar, Sulawesi Selatan dengan kapasitas 2×100 MW.
20. PLTU Kaltim (Peaking) dengan kapasitas 2×50 MW
21. PLTGU Muara Tawar ad on 2,3 dan 4, Jawa Barat dengan kapasitas 1×150 MW dan 3×350 MW.

Proyek-proyek pembangkit yang dilaksanakan melalui kerjasama antara PLN dengan pengembang listrik swasta :

1. PLTP Rawa Dano, Banten dengan kapasitas 1×110 MW.
2. PLTP Cibuni, Jawa Barat dengan kapasitas 1×10 MW.
3. PLTP Cisolok-Cisukarame, Jawa Barat dengan kapasitas 1×50 MW.
4. PLTP Drajat, Jawa Barat dengan kapasitas 2×55 MW.
5. PLTP Karaha Bodas, Jawa Barat dengan kapasitas 1×30 MW dan 2×55 MW.
6. PLTP Patuha, Jawa Barat dengan kapasitas 3×60 MW.
7. PLTP Salak, Jawa Barat dengan kapasitas 1×40 MW
8. PLTP Tampomas, Jawa Barat dengan kapasitas 1×45 MW
9. PLTP Tangkuban Perahu II, Jawa Barat dengan kapasitas 2×30 MW
10. PLTP Wayang Windu, Jawa Barat dengan kapasitas 2×120 MW.
11. PLTP Baturaden, Jawa Tengah dengan kapasitas 2×110 MW.
12. PLTP Dieng, Jawa Tengah dengan kapasitas 1×55 MW dan 1×60 MW.
13. PLTP Guci, Jawa Tengah dengan kapasitas1x55 MW
14. PLTP Ungaran, Jawa Tengah dengan kapasitas 1×55 MW
15. PLTP Seulawah Agam, Nanggroe Aceh Darussalam dengan kapasitas 1×55 MW
16. PLTP Jaboi, Nanggroe Aceh Darusalam dengan kapasitas 1×7 MW
17. PLTP Sarulla 1, Sumatera Utara dengan kapasitas 3×110 MW
18. PLTP Sarulla 2, Sumatera Utara dengan kapasitas 2×55 MW
19. PLTP Sorik Merapi, Sumatera Utara dengan kapasitas 1×55 MW
20. PLTP Muaralaboh, Sumatera Barat dengan kapasitas 2×110 MW
21. PLTP Lumut Balai, Sumatera Selatan dengan kapasitas 4×55 MW
22. PLTP Rantau Dadap, Sumatera Selatan dengan kapasitas 2×110 MW.
23. PLTP Rajabasa, Lampung dengan kapasitas 2×110 MW
24. PLTP Ulubelu 3 dan 4, Lampung dengan kapasitas 2×55 MW.
25. PLTP Lahendong 5 dan 6, Sulawesi Utara dengan kapasitas 2×20 MW.
26. PLTP Bora, Sulawesi Tengah dengan kapasitas 1×5 MW
27. PLTP Merana/Masaingi, Sulawesi Tengah dengan kapasitas 2×10 MW
28. PLTP Mangolo, Sulawesi Tenggara dengan kapasitas 2×5 MW
29. PLTP Huu, Nusa Tenggara Barat dengan kapasitas 2×10 MW
30. PLTP Atadei, Nusa Tenggara Timur dengan kapasitas 2×2,5 MW.
31. PLTP Sukoria, Nusa Tenggara Timur dengan kapasitas 2×2,5 MW.
32. PLTP Jailolo, Maluku Utara dengan kapasitas 2×5 MW
33. PLTP Songa Wayaua, Maluku Utara dengan kapasitas 1×5 MW
34. PLTA Simpang Aur, Bengkulu dengan kapasitas 2x6MW dan 2×9 MW
35. PLTU Bali Timur,Bali dengan kapasitas 2×100 MW
36. PLTA Madura dengan kapasitas 1×400 MW
37. PLTU Sabang, Nanggroe Aceh Darussalam dengan kapasitas 2×4 MW
38. PLTU Nias, Sumatera Utara dengan kapasitas 2×7 MW
39. PLTU Tanjung Pinang, Kepulauan Riau dengan kapasitas 2×15 MW
40. PLTU Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau dengan kapasitas 2×10 MW
41. PLTU Tanjung Batu, Kepulauan Riau dengan kapasitas 2×4 MW
42. PLTU Bangka, Bangka Belitung dengan kapasitas 2×30 MW
43. PLTU Ketapang, Kalimantan Barat 2×10 MW
44. PLTU Petung, Kalimantan Timur 2×7 mW
45. PLTU Melak, Kalimantan Timur 2×7 MW
46. PLTU Nunukan, Kalimantan Timur 2×7 MW
47. PLTU Kaltim, 2×100 MW
48. PLTU Putussibau, Kalimantan Barat 2×4 MW
49. PLTU Kalsel, Kalimantan Selatan dengan kapasitas 2×100 MW
50. PLTU Tahuna, Sulawesi Utara dengan kapasitas 2×4 MW
51. PLTU Moutong, Sulawesi Tengah 2×4 MW
52. PLTU Luwuk, Sulawesi Tengah, 2×10 MW.
53. PLTU Mamuju, Sulawesi Barat dengan kapasitas 2×7 MW
54. PLTU Selayar, Sulawesi Selatan dengan kapasitas 2×4 MW
55. PLTU Bau-bau, Sulawesi Tenggara dengan kapasitas 2×10 MW.
56. PLTU Kendari, Sulawesi Tenggara dengan kapasitas 2×25 MW
57. PLTU Kolaka, Sulawesi Tenggara 2×10 MW.
58. PLTU Sumbawa, Nusa Tenggara Barat dengan kapasitas 2×10 MW
59. PLTU Larantuka, Nusa Tenggara Timur 2×4 MW
60. PLTU Waingapu, Nusa Tenggara Timur 2x4MW
61. PLTU Tobelo, Maluku Utara, 2×4 MW
62. PLTU Tidore, Maluku Utara, 2×7 MW
63. PLTU Tual, Maluku 2×4 MW
64. PLTU Masohi, Maluku 2×4 MW
65. PLTU Biak, Papua 2×7 MW
66. PLTU Jayapura, Papua 2×15 MW
67. PLTU Nabire, Papua 2×7 MW
68. PLTU Merauke, Papua 2×7 MW
69. PLTU Sorong, Papua Barat 2×15 MW.
70. PLTU Andai, Papua Barat 2×7 MW
71. PLTGU Bangkanai, Kalimantan Tengah 1×120 MW
72. PLTGU Senoro, Sulawesi Tengah, 2×120 MW.

Program Percepatan 10.000 MW merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mempersiapkan ketersediaan energi nasional di masa depan untuk mengimbangi peningkatan kebutuhan rata-rata 6,8% per tahun. Terkait masalah pendanaan, dalam Perpres dinyatakan pendanaan pembangunan pembangkit tenaga listrik dan transmisi berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), anggaran internal PT PLN (Persero), dan sumber dana lainnya yang sah dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Copyright@2010 Andri

Tentang Mang Udje

Neon Box Specialist
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s